Banyak sekali teman-temanku yang memberiku nasihat, dan mengumpamakan hati adalah raja sedangkan logika adalah perdana mentri. Dan kekuasaan absolute ada di raja. Hmm entah gw merasa ada yang salah, kita tidak bisa menerima kenyataan begitu saja dimana raja-lah kekuasaan ter-absolute. Perdana mentri, bahkan rakyat pun juga memiliki kekuasaan. Jadi kita harus mengerti dan mengetahui terlebih dahulu masalah apa yang sebenarnya ada.
Dalam masalah ku kali ini, aku sudah berfikir menggunakan hati serta logika pastinya. Hasilnya sama, dan tdk jauh berbeda. Namun sangat bertolak belakang ketika aku berfikir menggunakan cinta dan sayang.
Sedikit perbincangan dengan teman :
-----------------------------
Someone
Mengutip kata seseorang: "hati kita adalah raja, logika adalah perdana menteri.. Bagaimana pun perdana menteri menasehati raja tetep raja yg mempunyai kekuasaan yang absolut dalam kerajaannya.." dalam situasi yang seperti ini harus ikutin siapa yah???.
harisonly
Tapi bisa sajakan perdana menteri berontak jika rajanya berbuat kesalahan yg fatal namun tdk pernah memperbaiki kesalahan itu.
Jadi harus dilihat dlu situasi/masalahnya seperti apa? krn bisa saja kekuatan perdana menteri bisa menghancurkan kerajaan sang raja.. (just my mind..)
Someone
ya mungkin
ya tp tetap raja kan yang ngambil keputusan
harisonly
yup raja tetap mengambil keputusan..
dan hanya tinggal menunggu waktu
kerajaannya hancur
Someone
ya raja kan juga cuma manusia bisa salah juga
klo mang nantinya hancur dy pasti akan lebih sering dengerin perdana mentrinya
harisonly
Gimana klo ternyata perdana menterinya sudah sering mengingatkan, dan kesalahan ini bukanlah kesalahan yg sekali dilakukan oleh raja, tapi berkali-kali.
Perdana mentri kan juga manusia biasa, yg menginginkan kebenaran dan keadilan berjaya pada kerajaan sang raja
Someone
jadi?
harisonly
jadi harus dilihat dlu permasalahannya
Tidak bisa asal mengikut raja atau perdana menteri
krn bisa saja raja yg benar dan perdana mentri yg salah
jadi cukup lihat dlu apa permasalahannya
Someone
yah itu mah mang harus dipikirin
tp kan tinggal keputusannya gmn
ikut raja, perdana menteri atau buat kepentingan rakyat jelata
harisonly
Tentunya utk kebaikan raja menteri dan rakyat bukan?
Dan alangkah bijaknya jika kerajaan mementingkan kepentingan rakyatnya
disitulah tercipta kerajaan yg harmonis
bukan kerajaan yg diktator
Someone
yap
harisonly
jadi sebelum memilih mendengarkan hati/logika, ada baiknya kita melihat dlu masalahnya seperti apa? Dan melihat masalah yg terdahulu penyelesaiannya seperti apa serta berdampak apa? Masa lalu bukan lah sesuatu yg harus dilupakan, tapi sesuatu yg harus dipelajari utk kebaikan masa depan serta kebaikan semua pihak..
hati bukan lah segalanya.. Masih ada langit diatas langit :):)
Someone
langit di atas hati apa?
harisonly
Tuhan
Dia lah yg menentukan jalan sekarang dan masa depan.
Mungkin yg lalu hati yg berkuasa. Dan yang saat ini logika yg berkuasa. Serta kita tidak tahu di masa depan siapa yang berkuasa.
hanya Ia-lah yg tahu akan ketentuannya.
Someone
iya itu mah pasti nya
harisonly
Hidup lah demi kebaikan, bukan kesenangan. Kebaikan selamanya akan abadi, kesenangan suatu saat akan mati.
-----------------------------
Itulah sedikit perbincangan tentang perumpamaan yg kebanyakan teman-teman lawan jenis ku memberi masukan atas apa yang harus aku hadapi ini. Tak selamanya hati berkuasa pada logika, terkadang hatipun harus mengalah demi logika yang ada.
Yang masih dalam pertanyaan dan alam pikirku, apakah kekuasaan cinta dan sayang itu melebihi kekuatan hati? Atau malah hati lah yang berkuasa atas cinta dan kasih sayang. Untuk hal ini logika dan pengalamanku belum bisa menembus batas itu. Hingga kini belum ku temukan jawabannya, dan belum kudapatkan perumpamaannya.







